Keisuke, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang menjalani hidup berat akibat perlakuan kasar ayahnya, menemukan secercah harapan di tengah penderitaan dan pergulatan batinnya—yaitu dunia shogi, tempat ia berjuang secara diam-diam namun penuh gairah dengan mengandalkan ketajaman inderanya. Meski sempat menyerah dan berusaha menjauhi dunia tersebut, hasratnya terhadap shogi terus menuntun langkahnya. Pada akhirnya, ia pun akan memahami makna hidup yang sesungguhnya.
